Wawancara Virtual Kelebihan, Kekurangan, Dan Tips Menjalankannya!

Wawancara Virtual: Kelebihan, Kekurangan, Dan Tips Menjalankannya!

Proses perekrutan bakat kini semakin sulit, perekrut membutuhkan metode inovatif untuk mempermudah mereka dalam menarik talenta terbaik. Ada cukup banyak metode perekrutan kerja yang dapat digunakan, namun salah satu yang saat ini populer yaitu wawancara virtual.

Wawancara virtual adalah metode interview kerja yang dilakukan secara online atau virtual. Kini metode ini telah banyak diadopsi oleh perusahaan dalam proses rekrutmen mereka untuk menemukan kandidat calon karyawan yang benar-benar tepat karena dianggap lebih efektif dan efisien.

Nah, bagi Anda yang ingin menerapkan interview virtual dalam penyeleksian bakat untuk perusahaan. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja kelebihan, kekurangan, dan tips menjalankannya ini sebelum menggunakannya. 

Baca juga: Automated Interview: Cara Kerja dan Manfaatnya Dalam Rekrutmen, Sudah Coba?

Apa Yang Dimaksud Dengan Wawancara Virtual?

Wawancara virtual adalah metode wawancara kerja yang dilakukan secara daring atau online dengan memanfaatkan teknologi konferensi video. Perekrut dan calon karyawan berinteraksi melalui platform seperti Zoom, Skype, Microsoft Teams, ataupun yang lainnya sehingga tidak diperlukan kehadiran fisik di lokasi perusahaan. Dalam kata lain, interview virtual dapat juga disebut dengan istilah wawancara online atau wawancara daring.

Metode wawancara kerja virtual saat ini telah telah menjadi pendekatan yang sangat berharga dalam proses rekrutmen di era modern karena dapat memungkinkan perusahaan untuk berhubungan dengan calon karyawan dari berbagai lokasi geografis secara lebih  cepat dan efisien.

Baca juga: Interview Platform Online: Manfaatnya Untuk Rekrutmen!

Apa Saja Kelebihan Wawancara Virtual? 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Alexander Domingo dkk dalam laman Journals.stfm.org, mayoritas responden menilai bahwa wawancara virtual sangatlah efektif dalam menciptakan sebuah suasana yang nyaman, menjawab pertanyaan dari para kandidat, membentuk rasa koneksi,  menilai kelebihan dari kandidat, hingga menyampaikan budaya dan program perusahaan.

Selain itu, wawancara virtual juga tentunya memiliki masih banyak manfaat atau kelebihan yang lainnya jika dibandingkan dengan wawancara tradisional. Adapun beberapa kelebihan atau manfaat lainnya dari interview virtual adalah sebagai berikut:

  1. Efisiensi Tinggi: Wawancara kerja virtual sangat menghemat waktu dalam proses perekrutan. Perusahaan dapat mengatur beberapa wawancara dalam jangka waktu yang lebih singkat, sehingga mempercepat pengambilan keputusan akhir rekrutmen.
  2. Akses Bakat Lebih Luas: Dengan menghilangkan batasan geografis, wawancara virtual memungkinkan perusahaan untuk mencari talenta dari berbagai latar belakang yang lebih beragam. Hal ini dapat meningkatkan inklusivitas dan kekayaan budaya perusahaan.
  3. Penghematan Biaya: Melakukan wawancara secara virtual mengurangi biaya perjalanan, akomodasi, dan biaya logistik lainnya, sehingga menjadi pilihan yang lebih hemat biaya bagi perusahaan.
  4. Jangkauan Global: Perusahaan dapat menarik talenta terbaik dari seluruh dunia tanpa terikat oleh batas geografis. Ini memperluas cakupan rekrutmen dan meningkatkan peluang untuk menemukan karyawan yang paling cocok untuk peran yang dibutuhkan.
  5. Fleksibilitas Bagi Rekruter Dan Calon Karyawan: Interiew virtual memberikan fleksibilitas bagi rekruter maupun calon karyawan dalam menentukan jadwal wawancara, sehingga dapat mengakomodasi mereka yang memiliki jadwal yang padat atau komitmen pekerjaan lainnya.
Baca juga: Psikotes Online Kerja: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Tipsnya!

Apa Saja Kekurangan Wawancara Kerja Virtual?

Meskipun wawancara virtual saat ini semakin populer dan banyak digunakan oleh berbagai perusahaan dalam proses rekrutmen mereka. Bukan berarti metode interview satu ini terlepas dari kekurangan. Interiew virtual tetap memiliki beberapa kekurangan yang harus diatasi. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  1. Tantangan Teknis: Masalah koneksi atau masalah dengan platform konferensi video dapat mengganggu jalannya wawancara dan menghambat komunikasi yang efektif.
  2. Keterbatasan Isyarat Non-Verbal: Saat menjalankan interview virtual, isyarat non-verbal seperti bahasa tubuh mungkin tidak begitu terlihat, sehingga dapat mempengaruhi kemampuan perekrut untuk menilai kandidat secara menyeluruh.
  3. Gangguan: Baik calon karyawan maupun perekrut mungkin mengalami gangguan di lingkungan tempat mereka melakukan interview virtual yang dapat mempengaruhi konsentrasi dan fokus selama berjalannya interview.
  4. Kurangnya Kemampuan Teknologi: Beberapa calon karyawan mungkin tidak terbiasa menggunakan alat konferensi video, sehingga dapat menyebabkan masalah teknis.
  5. Keterbatasan Interaksi Pribadi: Membangun hubungan dan menilai kesesuaian budaya perusahaan mungkin lebih sulit dalam lingkungan interview virtual dibandingkan dengan interiew tatap muka.
Baca juga: Tips Merekrut Kandidat Management Trainee Berkualitas

Tips Menjalankannya Untuk Merekrut Calon Karyawan Yang Tepat

Untuk menjalankan wawancara virtual secara maksimal agar dapat menilai kandidat dan menemukan calon karyawan yang benar-benar tepat sesuai dengan peran, posisi pekerjaan, dan budaya perusahaan. Anda harus memastikan beberapa tips interview kerja virtual berikut ini:

  1. Uji Teknologi Sebelumnya: Pastikan seluruh perekrut terbiasa dengan platform konferensi video dan pastikan masalah teknis telah diselesaikan sebelum wawancara.
  2. Ciptakan Lingkungan Profesional: Buat lingkungan yang mendukung dan bebas gangguan bagi perekrut dan calon karyawan untuk menjaga profesionalisme meskipun hanya dilakukan secara virtual.
  3. Tanyakan Pertanyaan Behaviour: Selidiki pengalaman masa lalu calon karyawan untuk menilai bagaimana mereka mengatasi situasi dunia nyata dan kem ampuan mereka dalam memecahkan masalah.
  4. Perhatikan Kemampuan Komunikasi: Amati kemampuan komunikasi lisan dan tulisan calon karyawan, karena komunikasi yang efektif sangat penting untuk kolaborasi dan kerja tim.
  5. Evaluasi Kemampuan Beradaptasi: Interview virtual juga dapat digunakan untuk menilai kemampuan calon karyawan dalam beradaptasi dengan teknologi baru dan lingkungan kerja jarak jauh.
  6. Manfaatkan Video Dengan Bijaksana: Isyarat visual tetap memberikan wawasan berharga. Perhatikan bagaimana calon karyawan mempresentasikan diri, tingkat kepercayaan diri, dan bagaimana mereka berinteraksi selama wawancara.
  7. Berikan Instruksi Yang Jelas: Pastikan calon karyawan memahami format wawancara dan berikan materi yang diperlukan sebelumnya.
Baca juga: Manfaat Myers-Briggs Type Indicator Dalam Rekrutmen Calon Karyawan

Penutup

Nah, itulah dia informasi yang bisa disampaikan mengenai wawancara virtual mulai dari kelebihan, kekurangan, hingga tips menjalankannya. Wawancara kerja virtual merupakan salah satu metode inovatif yang dapat Anda libatkan dalam proses perekrutan calon karyawan. Bagi Anda yang ingin menjalankan proses interview virtual, Anda dapat menggunakan platform interview Algobash

Algobash merupakan platform pre-employment test yang menyajikan beragam fitur pengetesan secara online termasuk tes interview. Melalui Algobash Anda dapat menjalankan proses interview virtual secara otomatis untuk tahap awal kepada kandidat kapanpun dan dimanapun tanpa harus meninjaunya satu persatu.

Algobash memberikan Anda kemudahan dalam mengatur interview dan menilai kandidat. Anda dapat menjalankan proses interview secara lebih tepat, cepat, dan terinformasi untuk menemukan kandidat yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan perusahaan. 

Kunjungi Algobash.com sekarang untuk sewa demo atau mencoba secara gratis selama tujuh hari.

960 640 Algobash